Tampilkan postingan dengan label Us. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Us. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Agustus 2013

How to move on - for the dummies

Diposting oleh Aliya W di 07.55 0 komentar
Artikel ini ditujukan pada : aku, dan yang mengalami hal yang sama.

In a problem to move on? Haven't you tired yet of the endless-one-sided-love-story? Capek?

Kalau kalian pengen ngelanjutin baca artikel ini, berarti artinya IYA. Kalian didiagnosa sudah mengalami masalah dalam membangkitkan diri, atau bahasa modern nya bisa kita sebut "move on"

To the point, here's some tips for you. I hope, they might be work on you.

1. No stalking
Ini adalah pont yang terpenting--- karena sudah merupakan fakta bahwa orang yang lagi had a crush sama seseorang pasti bakal ngestalk apapun socmed milik si dia. Rajin dan rutin meskipun nggak ada yang nyuruh. Stalk everything. How's he doing now? what happen? and bla.. bla. Sadar? kalian sama sekali nggak ada sangkut pautnya sama dia. Dia bahkan (mungkin, bisa jadi) nggak mikirin kalian sesering kalian mikirin dia. Mungkin ini agak susah, tapi berhentilah kepo dengan apa yang sedang dia lakuin, karena semakin kalian kepo>semakin kalian mengira-ngira apa yang dia pikirkan>semakin sakit hati kalian. So, it's time to wake up, and stop to open his/her webpage. Kalau kalian lagi browsing dan tiba-tiba penasaran pengen buka profil dia, alihkan ke yang lain. Come on, banyak webpage atau site lain yang jauh lebih menarik dari sekedar profil dia.

2. No chessy songs or the other ballad love songs
"Ku berlari kau terdiam, ku terdiam kau berlari,"
"Aku terjatuh dan akhirnya masuk lubang~"
"Nevermind I'll find, someone like youu"
"I'm not moviiing,  yeaaah~"
 Guys. Matikan mp3 kalian, dan cari lagu lain yang lebih menghibur. Mendengarkan lagu-lagu dengan tempo slow seperti itu gak akan buat kalian bangkit. Yang ada kalian keingat, keingat,keingat dan kepikiran sama dia. Otak kalian bakal buat presentasi bahwa lagu-lagu selow yang kalian dengerin itu related sama apa yang terjadi pada diri kalian dan dia. Dan lagi, otak kalian bakal nyajikan gambar si dia di pikiran kalian, dan itu terus bermunculan, layaknya kalian lagi nonton pamerann foto.
 Segera ganti playlist kalian dengan lagu yang menghibur. Dengarkan musik yang bertempo cepat dengan irama yang riang, dan seenggaknya bisa buat kepala kalian ngangguk-ngangguk kecil atau sekedar ngetuk-ngetukkan jari.

3. Pikirkan sisi buruk dia
Hal apa sih yang buat kalian begitu terpukau, sampai nggak bisa move on? Selama ini, kalian cuma ngeliat sisi baiknya dia. Ya dia gantenglah, baiklah, pinterlah, dan sebagainya.Wajarlah, kalian kan kagum sama dia, dan kagum tentunya pada hal yang baik. 
Mungkin ini agak sedikit nggak baik, tapi kamu bisa pikir sisi buruk dia untuk menghilangkan kadar "suka" kamu ke dia. Misalnya aja : "Iya, dia ganteng. Tapi suka ngupil, kalau buang angin sembarangan lagi. Ngapai suka sama dia?" Hal-hal ini bisa buat kamu jadi ilfeel sendiri kedia, dan akhirnya kadar "suka" kamu bakal berkurang ke dia, sedikit,demi sedikit. Dengan catatan, DO NOT push yourself to hate him. Karena gimanapun juga, rasa benci nggak akan membawa efek baik apapun ke kamu. Yang ada, kamu makin suka ke dia.

4. Stop the provocative tweets
"Rasa sakit ini, begitu menyiksaku batinku."
"Kamu gak peka sih, hmmm"
"Jatuh cinta diam diam itu menyakitkan"
UNFOLLOW THEM!Kalau perlu di block! -___- tweet-tweet itu sama aja dengan lagu-lagu cengeng yang buat kamu kenigatan sama dia, dia, dan dia lagi. Tweet-tweet semacam itu gak akab buat kamu bangkit, dan gak memotivasi kamu sama sekali. Kata-kata yang mendayu-dayu, dan semcamnya. Tolong, hidup itu gak usah dibuat ribet. Hidup cuma sekali, dan kamu nggak hidup hanya untuk menggalaukan hal yang gak begitu penting, kan?

4.  There are more plenty of fishes
Masih banyak ikan di laut. Orang baik bukan dia aja, dan bahkan ada yang lebih baik. Satu-satunya cara terbaik buat move on, ya jatuh cinta lagi, dan kamu lupa dengan si dia. Someday, you'll find your own partner, who will always love you and adore you. Kalau kamu sudah berusaha sekeras apapun buat dia, dan dia tetap gak bisa ngelihat kamu, berarti dia memang bukan yang terbaik buat kamu. Yang jelas, kamu sudah melakukan yang terbaik. :) Namun, ada catatan : Never use someone to move on. Itu nggak nyelesaikan masalah. Yang ada kamu malah menciptakan hal yang buruk pada hidup orang lain.

Kesimpulan,

Cukup lakukan hal-hal diatas. Tapi, kalau kamu masih gak mau, dan menyangkal untuk melakukannya, itu artinya kamu bukannya gak bisa move on, tapi GAK MAU move on. Kalian mau kayak katak dalam tempurung? yang disitu-situ aja dan bergerak kemana-mana, sementara temannya sudah pada sampai di garis finish.

But, at any rate, it's all up to you.

kualat sama mama

Diposting oleh Aliya W di 06.38 0 komentar
"Motheeerrrrrrrrr........ Know the best!!!!!"
ingat petikan syair diatas? yaps. Itu salah satu lirik yang dinyanyikan oleh Mother Gothel. Itu lho, yang Ibu angkat Rapunzel. Gak tau rapunzel? balik lagi aja gih, ke taman kanak-kanak.

And, seems that word is going to be true.

Baru-baru ini aku kualat sama mamaku. Jadi, ceritanya gini.

Niatnya sih pengen jenguk temen-temen padsu dan kebetulan aku dipanggil buat ngelatih adeknya yang pengen jadi dirigen. Dan berhubung aku baru pulang dari jawa, dan kangen sama grup paduan suara sekolah lama ku. :)

So, I asked to my mommy :
Aku    : "Ma, aku pergi ya."
Mama : "Ke?"
Aku    : "Smansa. Smansa kadrie oening."
Mama : "HAAH?" *nada nya mulai nggak enak* "Ngapain kamu?"
Aku    : "Mau ngelatih adek-adeknya yang paduan suara."
Mama : "Nggak boleh. Jauh banget tau. Apalagi mau lebaran gini, nggak boleh."
Aku    : "Ma, INI PENTING."
Mama : "Ngapain sih? gaya banget. emang kamu satu-satunya anggota padsu?"
Aku    : "Ya, tapi kan kangen."
Mama : "Nggak boleh. mending bantu bikin kue di rumah."
Aku    : "Bentar aja kok ma, habis itu langsung pulang."
Mama : "Kamu itu coba ngerti-ngerti dikit.. (1 paragraf)"
Aku    : Iyaaa.... iya.... bentar aja kok...
Mama : Ya sudah. Kamu ini, ... ( 1 paragraf )

Terus, aku siap-siap tanpa dengerin apa kata-kata mama lagi. Dan sepertinya, Mama juga nggak begitu ikhlas ngasih aku "ijin" buat keluar hari itu. :)

Then...

Everything was alright. Sampai, niatnya sih muter supaya nggak kejebak lampu merah. Dan aku nekat lewat gang yang sempit. Didepanku, tiba-tiba ada dua pengendara motor yang pakai baju seragam. Terus motor mereka nggandeng gerobak gitu. Aku yakin, hal ini gak bakal terjadi kalau aja mereka nggak ngebut dengan kondisi sebodoh itu, (nggak mungkin kan mereka ngebut sambil bawa gerobak di gang sesempit itu). Dan BRAAAK!

For the first time, aku keserempet.

Sepatuku robek, kaki ku lebam dan rem motorku bengkok sebengkok-bengkoknya.

Dan sialnya, dua orang pembawa gerobak naas itu berhenti dan ngeliatin aku tanpa wajah bersalah. Mereka nggak turun dari motor. Nggak sama sekali. And after a few moments kita bertatapan, mereka pergi begitu aja. (Hell yeah)

Waktu itu, cuma ekspresi ini yang bisa kukeluarkan;

SENGGAKNYA MEREKA MINTA MAAF!!!!!!!!

Dan betapa individualisme di negeri kita ini sudah tumbuh begitu cepat. Orang-orang cuma mandengin aku sambil mematung. Mereka cuma melontarkan sejumlah sumpah serapah pada pengendara motor yang kabur dan nyerempet aku tadi. Please, deh, sumpah serapah kalian itu nggak akan bikin motorku bener lagi dan nggak bisa baikin sepatuku yang robeknya sudah parah ini. Serius, sepatuku jadi persis kayak sepatu yang pernah kutemui di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Samarinda.

Akhirnya, terpaksa aku lanjutin perjalanan ke Smansa dengan kondisi yang ENGGAK banget. Aku mulai kepikiran, kalau aja aku nggak pergi ini nggak bakal terjadi.

Tapi, seenggaknya aku bisa ketemu sama anggota padsu yang udah aku kangenin selama 3 minggu terakhir ini 'kan? :)

Sesampainya di sekolah...

Aku   : "Sellaa!! Kangen kamuu!! Kamu ngapain disini?"
Sela   : (dia bukan anggota padsu) "Rapat. Kamu?"
Aku   : "Mau padsu "
Sela   : "Awe, Padsunya sudah pada bubar dari tadi."
Aku   : .....

"GUE NGAPAIN DISINI?? UDAH KESEREMPET PULA"




Andai aku nurut mamaku :')

Senin, 12 Agustus 2013

F U T U R E

Diposting oleh Aliya W di 04.25 0 komentar
Mari kita buka dengan kata:
M A S A  D E P A N*
*: mohon ditambahkan dengan efek suara "haaaaaaaaa" malaikat

Oke. Kenapa aku ngomong tentang "future"? Well, bisa dibilang aku lagi galau tentang hal yang satu ini. Ya kan? instead of galau tentang lovey doovey? 

Aku punya adik, dan dia masih 10 tahun. Yah, bisa dibilang aku agak iri sama dia, why? cause she can face the world with her optimistic. Kalau dibandingkan, kadar keoptimisannya jauh lebih tinggi kebanding aku. 

Waktu itu aku tanya,
Si cantik (aku) : "eh, cita-citamu apa sih?"
si kecil (dia)    : "DOKTER!!" (dengan nada seyakin-yakinnya)
Si cantik          : "Yakin?"
si kecil             : "YAKIN!"

guys, do you get the point?

Point nya adalah, bisa kita lihat, betap optimisnya si kecil ini bilang "DOKTER!". Dan aku yakin, nggak cuma adikku aja, semua anak kecil di dunia bakal menyatakan cita-cita mereka dengan nada yang yakin, seolah impian mereka bakal bisa jadi nyata. Sejujurnya aku juga begitu, 
Dulu, aku selalu yakin dengan kata "DOKTER", tapi seiring makin dewasa, entah kenapa banyak hal yang menganggu, there are so much things that I must to considering of. Udah biaya kuliahnya mahal, sekolahnya lama, belum lagi biaya buku-buku nya, dan extra biaya buat masuk ke perguruan tinggi yang menyediakan fakutas kedokteran dengang mutu terjamin yang gak cukup puluhan juta. Serta peluang pekerjaan ini yang gak begitu meyakinkan. Bisa kalian hitung, berapa jumlah tempat praktek dokter yang ramai mulu tiap harinya? Ironisnya, entah iya atau tidak, semakin kita dewasa dan semakin mengetahui dan menyadari banyak hal, maka semakin kurang kadar optimis dalam jiwa kita. Padahal, optimis merupakan suatu kunci untuk mencapai target.

 And finally, I changed my decision.

Tapi apa? Sebenarnya, dari dulu ada kata-kata yang selalu terngiang dalam pikiranku,
You work it cause you love it, not you love it cause you work it
Intinya, kia harus melakukan suatu pekerjaan karena kita suka melakukannya, bukannya kebalikannya dimana kita harus terpaksa nmencintai suatu pekerjaan karena kita melakukannya. Suatu hari, aku pengen ngomong dengan bangga, "My occupation is my passion." Karena pastinya, bisa bayangkan bahagianya kita karena melakukan sesuatu atas dasar kecintaan kita terhadap sesuatu itu sendiri kan?

Aku sendiri gak nyadar dengan perubahan waktu. Rasanya tiba-tiba kamu sudah 16 tahun dan harus nentukan langkah kedepanmu selanjutnya. Harus nentukan apa yang bakalan kamu lakuin kedepannya, for the rest of your life?

Tapi, aku ngerasa beruntung, karena punya ortu yang gak maksain aku pada satu prioritas, sehingga aku gak ngerasa begitu tertekan. Karena ada beberapa ortu, yang you know lah, mereka menekan anaknya pada satu prioritas tertentu, apalagi kalau prioritas tersebut bertolak belakang pada apa yang diinginkan anaknya. Nah, ini yang susah. Kalau kalian ada pada prioritas ini, pertama aku ucapin selamat ke kalian, karena kalian tetap teguh pada impian dan ambisi kalian sendiri yang intinya kalian sudah punya apa yang namanya MIMPI, dan what are you going to do for the next step, meskipun impian tersebut berlawanan dengan apa yang ada di pikiran orang tua kalian, karena sejujurnya, aku belum punya apa yang namanya mimpi, um.. well, maksudku apa yang namanya cita-cita. Aku sudah punya sih, prioritas kemana perguruan tinggi yang bakal kumasukin, tapi fakultas apa, aku belum tahu.

Sekarang, intinya baik aku atau kalian yang sedang mengalami hal yang sama denganku, hurry up and make your decision. Mungkin buat yang masih bingung, kita bisa ikut tes-tes psikologi yang menelusuri minat dan bakat kita, jadi seenggaknya kita bisa dapat bayangan "what am I going to do for the next step" nya. Aku sudah coba sih, dan mungkin aku bakal masuk psikologi? hmmm... :)

Dan buat yang dipaksakan ortu nya, bicara dengan mereka baik-baik. Karena, pada dasarnya, ortu pasti pengen yang terbaik buat anak-anak mereka, namun cara menunjukkan bentuk kasih sayang tersebut mungkin membuat kalian nggak nyaman. Oke,  kalian bisa buktikan dengan cara mengukiti berbagai kegiatan yang berhubungan dengan prioritas kalian. Dan kalau ini gak mempan, kalian bisa melibatkan pihak ketiga(?) you know whatta mean? -_-

Before we close this unfantastic entry(?) ini, ada sebuah quote, yang mungkin bisa masuk kepikiran kita;
"Apapun pilihan masa depan kamu nanti, jalanilah dengan sebaik-baiknya. Dan apapun yang akan terjadi nanti, jangan salahkan siapapun atas pilihan itu, karena bagaimanapun juga itu adalah pilihanmu dan harus siap dengan segala konsekuensinya." -Tante Meri
See? yang perlu kita lakukan adalah memantapkan hati dengan pilihan kita nanti dan harus berbesar hati dengan hal apapun yang bakal terjadi nantinya.

So... what are you going to do in the future?



Selasa, 26 Maret 2013

Hate and Being Hated.

Diposting oleh Aliya W di 05.41 0 komentar
Hate and Being Hated. It's life.

Dibenci dan membenci. Tapi kenapa harus itu?

Dibenci itu menyedihkan. Membenci itu melelahkan, right?
Dibenci oleh banyak orang itu menyakitkan. Terpojok, whatever you do, they'll always say : "Wrong. You're the problem."

Kita nggak harus membenci tanpa alasan kan? That's non-sense...membenci orang yang baru pertama kali kita temui tanpa mengetahui "seluk-beluk" orang tersebut.

Asap nggak akan muncul kalau nggak ada api. Rasa benci nggak akan muncul kalau nggak ada kebencian.

I wonder... why must we hating each other without a specific reason.... without a logical reason?

I ever felt it. That was hurt. Depressed.
Hal yang harusnya gak jadi besar, dibesar-besarkan dan jadi masalah buat kita. Dan kalau dipikir itu gak akan merugikan buat lingkungan hidup di sekitarnya.

Kenapa harus ada rasa "benci"? Darimana ada rasa benci?

Friend Used to Be

Diposting oleh Aliya W di 05.40 0 komentar
Friend. Friendship. What is Friendship?
How is Friends used to be?

Friend will never leaveus alone.
Friend will never insult us.
Friend will understand about us.
Friend will never talk badly about us, even behind us.
Friend always cheer us up.
Friend never blaming on us, even if we're wrong, they will tell us softly.

Itu yang kutahu tentang "Friends used to be", dan mencoba jadi "a good friend. Like a friend used to be."
And I never find my "real" friend. Nope, I don't search for a "perfect friend", karena itu mustahil. But I'd search for a friend, who never insult me, a friend who understand me. Just it. Ah, and... never talk badly about me.

Where is my "real" friend?

Minggu, 11 November 2012

Bilang Suka Duluan -- Girl in Action

Diposting oleh Aliya W di 04.08 3 komentar
Bilang suka duluan? Gila,itu hal yang gimanaaa gitu buat cewek, ya nggak?
Tapi mau gimana? kalau kita terus diam gitu.. keburu orang nya taken sama orang lain. Padahal kita sudah suka dalam waktu yang cukup lama. Sia-sia, 'kan? Udah makan hati dalam waktu yang cukup lama, eh... nggak taunya dia taken.

Jadi gimana dong? Emangnya kalau bilang suka duluan bukannya malah jadi kayak murahan ya? bukannya jadi keliatan agresif ya?

Well, sebenarnya gini. Tau nggak dari semua cowok yang kutanya ada yang jawab gini... kasih aja namanya.. Mocha, dia temenku.
Aku      : Mocha, aku mau nanya.
Mocha : Apaan?
Aku     : Menurutmu, kalau ada cewek yang bilang suka duluan itu murahan gak, sih?
Mocha : Nggak. Menurutku dia malah tinggi.
Aku     : Tinggi?
Mocha : Ya... gitu deh

Waktu itu aku gak begitu ngerti. Terus kutanya lagi sama temanku, cowok juga. Kasih aja namanya D.

Aku   : D, menurutmu kalau ada cewek bilang suka duluan ke cowok itu gimana?
D       : Bagus kok.
Aku   : Gak murahan?
D      : Tergantung caranya sih.
Aku  : Maksudnya?
D      : Ya kalau dari awal dia ngejar-ngejar gitu sampai bikin ilfeel itu namanya Agresif. Tapi kalau misalnya
           kalem gitu kan, terus cara dia ngomongnya keliatan tulus gitu... aku suka.
Aku  : Jadi.. belum tentu murahan, 'kan?
D     : Tergantung caranya. Emang kenapa sih? Mau ngomong suka tah? sama siapa?? wkwkwk
Aku  : *lari pontang-panting*

Tuh. Lihat kan? para cowok bilang apa. Semuanya tergantung cara kita dalam ngungkapinnya.Nah, buat yang pengen niat.. aku kasih tau tipsnya deh.

1. Setidaknya, si dia harus tau siapa kamu. Jangan sampai kamu nggak tau-tau muncul di depannya terus confessing perasaan mu. Yang ada malah jadi awkward. Ya.. kalau mau, coba-coba mention dia di twitter mungkin, mengakrabkan diri gitu. Jadi waktu kamu confessing, dia nggak kaget,dan nggak berpikiran "Wew, orang mana nih? kenal aja nggak"
2. Kasih sesuatu. Maksudku bukan berari kamu ngasih-ngasih something yang berlebihan, ya. Kamu bisa kasih dia surat, atau gambar yang negasin perasaanmu ke dia. Tapi ingat, jangan sering. cukup sekali dua kali aja. Paling banyak 3 kali deh. Kalau lebih, bisa-bisa kamu dianggap cewek gampangan. Lebih bagus lagi, kalau kamu ngasihnya pas lagi confessing.
3. Cari moment yang tepat. Usahakan cari moment dimana dia betul-betul lagi rileks, lagi mood dan nggak ada yang perhatikan dia. Selain buat menghindari jadi pusat perhatian, jadi nggak begitu norak gitu,dak menghindari hal-hal yang memalukan dan nggak diinginkan terjadi.
4. Bawa pasukan. Pasukan juga penting... hehehe. Ini kalau kamu bener-bener gak berani sendirian. Jumlah orangnya pun gak boleh lebih dari 5. Dan kalau bisa cukup 2 orang aja.. dan pastiin mereka adalah sahabat-sahabat kamu yang siap nyemangatin kamu. Peran mereka juga penting lho, misalnya mengalihkan perhatian yang lain, nyemangatin kamu dari belakang, sampai bantuin kamu nyari moment yang tepat.
5. Dandan dulu. Bukan berarti pake riasan yang alay dan iyuh + bikin ilfeel. Cukup berpenampilan agak lebih berbeda dari sehari hari. Setidaknya, penampilan yang bikin kamu lebih cantik dari biasanya. Misalnya, kalau kamu biasanya tata rambutny ponytail, kamu bisa ikat dengan agak lebih feminim, dan bikin kamu lebih percaya diri.
6. Be confident. Kumpulkan rasa percaya diri kamu. Yakinkan dirimu seyakin-yakinnya, optimis. Tapi jangan berlebihan. Setidaknya cukup buat kamu ngomong ke dia.
7. Ucapin dengan jelas dan tenang. Tadaaa!!! this is the point. Tarik nafas, seyum dan bilang, deh!tapi jangan dengan ekspresi yang berlebihan, dan yang bikin gak banget. Yang ada pesanmu malah gak sampai, dan jadi hal yang sangat strange. Ingat, tujuanmu bukan 'nembak', tapi sekedar mau confessing doang. Boleh, kamu tatap dia waktu confessing. Tapi, kalau kamu nggak berani, kamu boleh nunduk.

Gimana? mudahan ini bisa ngebantu kalian. Kalau mau liat responnya dan cara nyikapinnya silahkan baca postingan Aliya selanjutnya. :)
.

Minggu, 13 November 2011

2B1 (ketika alay)

Diposting oleh Aliya W di 19.37 0 komentar












Sumpah. Gue ngakak liat poto" ini..gak nyangka, dulu trnyata gw dan tmen" dlu alay! Tpi, trnyata telah disadari bahwa alay adalah proses peralihan dari remaja menuju dewasa (itu om raditya dika yang ngajarin).
Yak, manusia" yang terdapat dalam postingan ini adalah
Dwi, Diah, Gue, Tari, Clara dan beberapa cowok...

Oh yah. Ada bonus nih,

^^V

2B1 the genk (part 2)

Diposting oleh Aliya W di 18.58 0 komentar
 Foto di atas adalah Foto Agus (versi normal) atau AguZz ( versi alay). Master of TIK. Gampang jatuh cinta (?)


Foto ini adalah fotonya april dengan gaya ala super model. Gw suka banget sama dressnya (lho?lho?). Dia suka gaya yang imut nan cute, suka shuffle. Sampe suatu ketika, dia punya gambar di twitternya, trus ada tulisan "I'M SHUFFLING EVERYDAY" sumpah, gue ngakak berat (peace pri). April juga lucu, asik diajak ngomong.


Foto ini, adalah class leader 9 BL1 periode 2011-2012. Namanya Ridha. Orannya tegas, perfeksionis, bisa diandalkan, pembela kebenaran apapun yang terjadi dan bertanggung jawab. Bu Multi menjulikinya dengan "Bu RT".

Dan...

Nur. Nur, temen gw dari SD dan gw nggak brhasil dapetin potonya.Orangnya baik dan asik....

Oke, jangan senang dulu... 'cause 2B1 The genk still to be  continued...

2B1 the genk.

Diposting oleh Aliya W di 17.31 0 komentar
Okeh, aku akan kenalin temen-temenku. Terserah kalain mau baca ato nggak., EGP. Yang jelas, kalian harus baca ni postingan!! (Maksud loh??)

Ini Tari... Tipe mukanya unyu-unyu gitu.... Suka MCR, Raditya Dika.. Pacaranya A***, umurnya 14 tahun pada tahun 2011...


Ini Nia, anggota keluarga baru di 2B1 class semenjak tragdei rolling kelas... untungnya dia naik ke BL1...

Ini Penta, Pacarnya Diah. Sangat menyanyangi Diah (kelihatan sekali act nya). Anak satu-satunya, multitalent (amiiin....) pokoknya gitulah. Yah, bisa dibilang cowok  yg lucu (tingkahnya, lain mukanya)


Ini Einstein-mania, Mr. Raynold. Huauhauhahahahhahahah... x'D
Ini Fuad, "THE KING OF EMO BOYZZ"  in BL1. Kadang lucu, kadang jayus, kadang tanpa ekspresi. Gaya khasnya adalah mengelap bagian bawah hidung.


Ini Diah, pacarnya Penta, temen pertama ku di SMP2! sekarang, kami berteman baik. Membenci gerakan "Shuffle" dan apapun yg berhubungan dengan itu.

Eliza... Gue gak dapat potonya. Isi album potonya SUJUUU SEMUA!! ELF sejati deh dia! Leeteuk-mania, orangnya baik, pendengar baik dan lucu tanpa disengaja.... Tapi buat Eliza, jangan girang dulu. Lo bakal liat poto lo terpampang disini.

Daffa, si marmut. Orangnya cukup bertanggung jawab, konsekuen, bisa diandalkan.di Tahun 2011, dia suka sama CELI*E BL4


 Dwi.... Semenjak duduk dekat Eliza, dia terpengaruh hawa-hawa SUPER JUNIOR. Pecinta Yesung, asik buat diajak ketawa, dan tepatnya teman yg bisa dibagi untuk membuat hal-hal jayus nan freak. Dwi orangnya baik, jarang marah, dan sabarrr..
 Clara... (A'a Ipul) merupakan olokan yan kita berikan.Mau tahu kenapa? Adaaaa aja! ;D. ASik digangguin. Orangnya perfeksionis, bertanggung jawab dan bisa diandalkan.
 Ini poto waktu bersiin kelas. Akan kuterangkan satu satu.
 Yang bediri dari kiri : Pandu, Ifky, Agus, Fuad dan Clara
Yang duduk : Dwi, Putri, Gue, Syelynn a.k.a nene'

Putri
Putri, makasih bgt buat Putri udah mau ngenalin entertainer sehebat dan sekeren TVXQ. Putri anaknya baik, apa adanya, tingkahnya kadang agak gak jelas, cocok jadi psikiater.

Syelunn a.k.a Nene'
Sekilas, omongan nene' itu kdang menyilet dan mengiris-iris hati.... tapi, jangan dimasukin kehati (kayak apa mau dimasukin? kan hatinya udah diiris-iris??) maksudku, jangan diambil hati. Karena sebenarnya nene' itu orang yan baik, pendengar yang baik dan punya hati selembut bulu angsa... (eaaa..) Dia bisa jadi tempat curhat yang bisa keepin' secreet.

Ini foto waktu Stuban...NAH!! ADA ELIZA!!! pakai jilbab coklat di sebelah kanan... (ea...) trus yang nutupi mukanya Eliza itu namanya Ridha.. (Gue gagal dapat potonya Ridha)

 Ini Asri. Cewek kreatif, inovatif.(ya elah). Orangnya blak-blakkan, jadi asik diajak ngobrol. Bisa scream kalau marah... --"

Ini Indah... si mungil dari BL1, asik digangguin. (^^)V
dan buat yang gak bisa ku deskripsikan dan ku tampilin namanya...:

Lukas, Eza, Rizali, Ridha, Agus....

Oke, gue akhirin disini dan bakal gue sambung lagi.... Dagghh!!!!!
#2B1 Hwaiting!
:D
 

Vinthought Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos